Kapan Waktu Pelaksanaan Aqiqah yang Tepat?
Dipublikasikan 15 Februari 2026
Banyak orang tua ingin menunaikan aqiqah tepat waktu, tetapi terbentur kesiapan biaya atau kondisi. Kapan sebenarnya waktu aqiqah yang dianjurkan, dan bagaimana jika telat? Berikut penjelasannya.
Waktu utama: hari ketujuh
Waktu yang paling dianjurkan adalah hari ketujuh dari kelahiran anak. Pada hari ini juga disunnahkan mencukur rambut bayi dan memberi nama yang baik. Cara menghitungnya: hari kelahiran dihitung sebagai hari pertama.
Misalnya bayi lahir hari Senin, maka hari ketujuh jatuh pada hari Minggu.
Jika terlewat hari ketujuh
Jika belum sempat di hari ketujuh, sebagian ulama menganjurkan pelaksanaan pada hari ke-14, lalu hari ke-21. Namun ini bukan kewajiban kaku. Intinya, aqiqah tetap dapat dilaksanakan setelah itu ketika sudah ada kemampuan dan kesempatan.
Bagaimana jika belum mampu sampai anak besar?
Jika orang tua belum mampu hingga waktu tersebut, aqiqah boleh dilakukan kapan pun ketika sudah mampu. Bahkan ada pendapat yang membolehkan seseorang mengaqiqahi dirinya sendiri saat dewasa jika dulu belum diaqiqahi. Yang penting niat dan pelaksanaannya benar, dengan hewan yang memenuhi syarat aqiqah.
Tips praktis menyiapkan aqiqah tepat waktu
- Pesan jauh hari. Idealnya 3 sampai 7 hari sebelum hari-H agar tanggal dan hewan pilihan terjamin, apalagi di akhir pekan.
- Tentukan jenis hewan. Pilih kambing atau domba, jantan atau betina, sesuai jumlah tamu dan budget.
- Koordinasikan acara. Jika ada syukuran, hitung jumlah tamu agar porsi cukup. Lihat estimasi porsi di halaman Harga & Paket.
Penutup
Waktu terbaik aqiqah adalah hari ketujuh, namun syariat memberi kelonggaran bila belum memungkinkan. Jangan jadikan keterlambatan sebagai alasan untuk tidak menunaikannya sama sekali. Bila Anda di Lampung dan ingin hewan aqiqah yang sehat dan tepat waktu, Aqiqah Lampung menjual kambing dan domba hidup sesuai syariat, siap antar dengan GRATIS ongkir ke semua area layanan. Hubungi kami untuk amankan tanggal Anda.